Yoweri Museveni Unggul dalam Pilpres Uganda



 Pemilu Presiden Uganda sekarang ini mengunggulkan Presiden Uganda petahana, Yoweri Museveni, dengan keunggulan mutlak atas rivalnya, Bobi Wine. Namun, rivalnya memandang keunggulan Museveni dipandang seperti kemenangan gurauan. Bagaimana awalnya ceritanya?


Dikutip dari BBC, pengambilan suara yang diadakan hari Kamis, 14 Januari 2021, lalu memperlihatkan Museveni unggul jauh atas rivalnya, Wine, dalam Pemilu Presiden Uganda 2021 dengan keunggulan sejumlah 62 % berbandinga 30 % dan proses pengambilan kesempatan ini dipandang Wine selaku satu manipulasi dan keunggulan gurauan. Namun, faksi KPU Uganda malah menepiskan tuduhan yang dilemparkan Wine walau pengawas Pemilu menjelaskan keyakinan pada perhitungan suara sudah hancur karena pemadaman internet sepanjang tiga hari ini.


Situs Slot Online Ketua KPU Uganda, Simon Byabakama, menjelaskan proses pengambilan suara berjalan nyaman dan minta Wine untuk menerbitkan beberapa bukti berkaitan tuduhan yang disampaikannya. Awalnya, Wine menjelaskan beberapa agen pengambilan suara sudah diamankan di hari yang serupa dan faksi calon oposisi percaya pemadaman internet mempunyai tujuan untuk memblok komunikasi dan selaku langkah untuk mengusik proses pengambilan suara. Kecuali tidak dapat memakai internet, sejumlah besar masyarakat Uganda pun tidak dapat menyampaikan pesan text, bahkan juga Wine mengaku jika nomor teleponnya dan nomor istrinya sudah dimatikan secara ilegal.


Jubir pemerintahan Uganda, Ofwono Opondo, menjelaskan faksinya menepiskan dakwaan dari faksi oposisi dan ini sebuah dakwaan biasa yang mereka menghadapi sepanjang tiap Pemilu Presiden Uganda. Jubir yang lain, Don Wanyama, membalas tuduhan yang dilancarkan Wine berkaitan manipulasi suara dan melawannya untuk memberi bermacam bukti berkaitan atas claim manipulasi dan memandang ia tidak mempunyai bukti sama sekalipun. Beberapa instansi internasional seperti Uni Eropa, PBB, dan kelompok-kelompok HAM awalnya sudah mengatakan kedukaannya mengenai kredibilitas Pemilu Uganda.


Tetapi, kecuali visi Uni Afrika, sekarang ini tidak ada barisan internasional besar yang mengawasi pengambilan suara itu. Awal minggu ini, Amerika Serikat, yang tidak lain donor khusus untuk Uganda, menggagalkan visi pakar diplomatiknya ke Uganda dengan menjelaskan jika sebagian besar staff-nya sudah ditampik masuk Uganda untuk mengawasi proses pengambilan suara. Habis Pemilu Presiden Uganda berjalan, keadaan di kota Kampala, ibu-kota Uganda, masih berasa sepi dan beberapa ruang usaha masih tutup, sesaat beberapa tentara dan polisi berpatroli sepanjang hari penuh.


Di hari Jumat, 15 Januari 2021, beberapa tentara diberitakan sudah menyergap rumah Bobi Wine, saat proses perhitungan suara masih berjalan waktu itu. Namun, wakil jubir militer Uganda, Letkol Deo Akiiki, menjelaskan beberapa tentara dengan maksud membuat perlindungan Wine di tempat tinggalnya dan hal tersebut dikerjakan sama dengan pada Calon Presiden Uganda awalnya. Wine menjelaskan pada pertemuan jurnalis pada hari yang serupa menjelaskan jika rakyat Uganda harus menampik hasil Pemilu Presiden Uganda itu.


Wakil Presiden dari National Unity Basis for Northern Uganda (yang disebut simpatisan Wine), Lina Zendriga, menjelaskan akan memakai seluruh langkah tanpa kekerasan untuk melawan hasil itu. Dia menjelaskan Pemilu Presiden Uganda kesempatan ini amburadul dan faksinya sudah melihat Pemilu palsu, sedang faksi musuh dipandang membuat hasil sendiri. Direktur dari Africa Media Centre of Excellence, Peter Mwesigye, menjelaskan memakan waktu untuk tentukan seberapa jauh manipulasi yang berlangsung dan kekerasan beberapa pemilih dalam Pemilu Presiden Uganda kesempatan ini.

Postingan populer dari blog ini

Russia and Ukraine exchange air attacks after sinking of Russian warship

The international response to the 6.8-magnitude earthquake that struck Morocco on Friday night has been huge.

How children with disabilities came to be accepted