Permudah Bantuan, Pengungsi Korban Gempa Mamuju Dipusatkan di 2 Titik


 

Tubuh Pengendalian Musibah Wilayah (BPBD) Mamuju, Sulawesi Barat, memfokuskan titik evakuasi masyarakat terimbas gempa di dua posisi. Usaha ini diinginkan dapat memudahkan pendistribusian sumbangan untuk korban gempa. Dua titik itu yaitu Stadion Manakarra Mamuju dan tempat belakang Kantor Gubernur Sulbar.


"Jadi sama instruksi Menteri Sosial semalam, karena itu kami pusatkan untuk dua posisi itu. Pasti maksudnya supaya lebih mencapai dan salurkan dana untuk pengungsi," kata Kepala Eksekutor BPBD Mamuju Muhammad Ali Rachman, diambil ANTARA, Sabtu (16/1/2021).


Ali menjelaskan, awalnya evakuasi di Mamuju terpencar di beberapa titik, hingga susah dijangkau. Karenanya faksinya minta beberapa pengungsi ke arah dua titik yang telah diputuskan.


BPBD di tempat tengah menanti kontribusi tenda dari beberapa kementerian, supaya bisa memuat beberapa ribu orang.


"Bila tenda telah dibuat karena itu kami segera tujukan beberapa pengungsi untuk masuk. Untuk dana untuk pengungsi, telah kita terima ini hari," tutur Ali.


Ali menjelaskan, BPBD Mamuju siap memberikan fasilitas masyarakat terimbas gempa yang penting dievakuasi ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk memperoleh perawatan intens.


Bola Online Terpercaya Sudah diketahui, gempa menghancurkan beberapa sarana kesehatan di Mamuju, diantaranya Rumah Sakit Partner Manakarra.


Ali mengucapkan terima kasih ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang siap memuat beberapa pengungsi dari Sulawesi Barat. Tetapi selama ini belum tahu seberapa banyak yang akan dievakuasi ke Makassar.


"Untuk sekarang ini kami konsentrasi dahulu sediakan tempat evakuasi hingga belum mencatat berapakah keseluruhan pengungsi yang penting dievakuasi," ucapnya.


Awalnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengutarakan kesediaan Pemprov Sulsel menolong warga Sulbar yang terimbas gempa. Terhitung dengan memuat masyarakat terimbas di Kota Makassar.


Hal tersebut dikatakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah waktu lakukan inspeksi di posisi gempa di Majene, Jumat (15/1/2021).


Nurdin menjelaskan armada kontribusi dari Garuda Indonesia dapat dipakai untuk mengusung team klinis ke Majene dan Mamuju, demikian juga kebalikannya bila ada pengungsi yang perlu dievakuasi ke Makassar.


"Kita juga tawarkan barusan, jika ada yang perlu kita penyelamatan ke Makassar, Pemerintahan Propinsi Sulawesi Selatan telah mempersiapkan tempat, bagus untuk penampungan atau untuk perawatan," katanya.


Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncangkan Kabupaten Majene, Sulbar, pada Jumat, 15 Januari 2021 pagi hari. Gempa sepanjang 5 sampai 7 detik itu terpusat di 6 km timur laut Majene dengan kedalaman 10 km.


Selama ini 42 orang dipastikan meninggal karena gempa dangkal ini, dan lebih dari 15 ribu orang pindah. BMKG menulis sampai Sabtu pagi, berlangsung 22 gempa susulan.


Postingan populer dari blog ini

Russia and Ukraine exchange air attacks after sinking of Russian warship

The international response to the 6.8-magnitude earthquake that struck Morocco on Friday night has been huge.

How children with disabilities came to be accepted