4 Hari RI Catat Rekor COVID-19, Epidemiolog Menduga Ada Varian Baru



 Pandemiolog Kampus Indonesia (UI) Pandu Riono menyangka sudah ada variasi baru virus corona di Indonesia. Sangkaan ini tampil berkaitan dengan catatan rekor kasus harian COVID-19 dalam empat hari beruntun.


"Saya sangka telah ada variasi (baru) virus," ungkapkan Pandu ke IDN Times, Sabtu (16/1/2021).


Pandu menyangka variasi virus corona ini dapat seperti yang diketemukan di Inggris maupun tidak. Tetapi, menurut dia variasi mempunyai karakter yang serupa, yaitu penyebarannya bisa lebih cepat.


Pandu menjelaskan, untuk menunjukkan sangkaan itu, perlu banyak dikerjakan genome sequencing atau pengurutan DNA dari virus corona yang menebar di Indonesia.


Berdasar data Gugusan Pekerjaan Pemercepatan Pengatasan COVID-19, pada Sabtu (16/1/2020), Indonesia mencatat rekor baru tambahan kasus positif virus corona. Dalam 24 jam paling akhir, terdata 14.228 kasus baru COVID-19.


Bola Online Terpercaya Tambahan itu membuat keseluruhan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia telah capai 896.642 kasus.


Pandu menjelaskan kenaikan kasus harian COVID-19 di Indonesia telah diprediksikan semenjak tahun akhir kemarin. Bahkan juga, dia memandang jumlah yang terdata sekarang ini bukan kisah sesungguhnya dari penebaran virus corona sebab belum seluruh orang diuji.


"Telah diprediksikan, sebab penumpukan peraturan pemerintahan tahun kemarin, berlibur panjang dan Pemilihan kepala daerah," bebernya.


Pandu juga memprediksi, rekor kasus harian COVID-19 di depan dapat capai 3x lipat dari rekor sekarang ini. "Dapat sangat tinggi, 3x yang disampaikan saat ini," katanya.


Buat mengatasi wabahk ini, Pandu memberi pesan ke pemerintahan tidak untuk memercayakan program vaksinasi. Dia memandang vaksinasi cuma untuk simpatisan, supaya bila yang menerima vaksin terkena virus corona tidak sakit kronis dan memberatkan sarana kesehatan.


"Tidak boleh utamakan vaksin, tetapi tes-lacak-isolasi harus kuat dan promokan 3M (memakai masker, jaga jarak dan membersihkan tangan) dengan masif," ungkapkan Pandu.


Kasus aktif COVID-19 di Indonesia sekarang ini terdaftar ada sekitar 143.517 kasus. Jumlah itu membuat Indonesia tempati posisi ke-3 berkaitan kasus aktif positif virus corona di Asia.


Berdasar data World O Meters, per Sabtu (16/1/2021), negara yang tempati rangking pertama kasus aktif COVID-19 paling banyak ialah India, dengan 211.814 kasus. Keseluruhannya India menulis 10.543.659 kasus positif virus corona.


Sedang, rangking ke-2 ditempati Iran, dalam jumlah kasus aktif positif virus corona capai 154.663 kasus. Iran keseluruhannya menulis ada 1.318.295 kasus.


Pemerintahan lewat Unit Pekerjaan Pengatasan COVID-19, mengadakan kampanye 3 M : Pakai Masker, Menghindar Keramaian atau menjaga jarak fisik dan rajin Membersihkan tangan sama air sabun yang mengucur. Bila prosedur kesehatan ini dikerjakan dengan disiplin, diinginkan bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus. Jalankan pola hidup 3 M, akan membuat perlindungan diri kita dan orang di seputar kita. Turuti info penting dan terbaru masalah COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times

Postingan populer dari blog ini

Russia and Ukraine exchange air attacks after sinking of Russian warship

The international response to the 6.8-magnitude earthquake that struck Morocco on Friday night has been huge.

How children with disabilities came to be accepted